Penjelasan Tentang Jenis – Jenis Charger Baterai AA & AAA

Wed, Mar 11, 2009

Berita

baterai-charge-batrei

Beberapa hari ini saya membolak – balik halaman pencarian Google untuk mencari info tentang charger baterai. Ya, itung – itung persiapan punya kamera digital lah… Selama ini sih, kamera digitalnya minjem terus ke teman, baterainya nggak ada.

Setiap kali njepret pake kamera pinjeman ini, saya selalu pake baterai alkaline AA yang sekali pakai. Wah, bisa habis 25 – 50ribuan untuk biaya baterai saja. Akhirnya punya ide beli baterai recharge dan chargernya saja (kamera tetep minjem… ufff!!).


Saya culik dari forum www.kameradigital.com, yaitu tentang penjelasan jenis charger baterai. Postingan lama, tapi masih OK. Ini dia penjelasan dari bro Son To Low O:

Kebetulan ada 2 charger yg sy miliki, keduanya bisa utk bat AA & AAA. Kebetulan lagi, dua-duaya buatan Sanyo.

1. Tipe “QUICK REFRESH” (NiCd & NiMH ada model lain yg hanya “QUICK” charger”

Ini charger yg pertama sy miliki.
Saya kira ini the best untuk pemakaian umum yang tidak memerlukan waktu ngecharge yang cepat, karena charger ini bila digunakan dgn mode Refresh akan membutuhkan waktu yang lumayan lama sekitar 6-8 jam untuk 4 buah batere 2500mAH. Oh ya … charger ini mempunyai indikator untuk masing2 batere, dgn begitu bisa dipakai untuk ngecharge 1-4 buah batere. Mengapa dgn mode ‘refresh” lama karena charge akan membuang isi batere terlebih dahulu sebelum diisi kembali.

Untuk ngecharge biasa tanpa “refresh” membutuhkan waktu kira2 separuh dari mode refresh, jadi kira 2 -4 jam.

Bila ingin menggunakan mode Quick charge, hanya bisa untuk 2 batere untuk satu kali nge-charge, dan masing2 bater harus diletakkan pada slot paling pinggir (2 slot ditengah kosong). Mode “Qiuck” charge ini membutuhkan waktu 1-2 jam untuk 2 batere.

Menurut teori, metode slow charge adalah yang terbaik karena bisa ngecharge benar2 sampai penuh atau ~100% kapasitas batere, dan tidak menimbulkan efek panas yang berlebihan yg membuat suhu batere panas berakibat menurunkan kapasitas batere (note: bila suhu batere meningkat maka kapasitasnya menurun).

battery-quick-charger

2. 15 Minutes Charger (hanya NiMH saja, AA & AAA)

Ini Charger saya yg terakhir..
Charger ini benar2 mampu ngecharge hanya 15 menit. Sebenarnya sih nggak persis 15 menit tetapi kisaran 10-20 menit, baik 1 batere maupun 4 batere.

Berdasarkan pengalaman ternyata bila ngecharge 4 buah batere sering terjadi yang benar2 penuh hanya 2 buah batere (terbukti sewaktu digunakan pada flash hanya tahan setengah dari penggunaan seharusnya). Untuk itu saran saya sebaiknya ngecharge 2 batere saja, jadi butuh 2 kali charging untuk 4 buah batere. Untuk ngecharge 2 buah batere biasanya butuh waktu sekitar kurang dari 15 menit, dengan hasil mendekati 100% penuh (perkiraan saya antara 85-95%).

Charger ini, hanya mempunyai 1 indikator untuk semua slot. Sewaktu digunakan batere akan panas (lumayan panas). Untungnya charger ini memiliki/disediakan fan kecil yg terletak dibawah slot batere yang berlubang, sehingga fan ini akan menghenbuskan angin untuk mendinginkan batere wewaktu dicharge.

Manfaat dari 15 menit charger ini, tentu sangat berguna bagi yang mempunyai batere cadangan terbatas dan berada dekat2 dgn colokan listrik (misalkan liputan perkawinan atau pesta). Pengalaman meliput 3 hari konferense fullday & night dgn 2 kamera 2 flash. Charger ini benar2 bermanfaat, memberi ketenangan karena charging yg cepat memastikan bahwa selalu ada batere cadangan dgn kondisi full power tanpa harus menyedikan batere cadangan dobel2. Jadi nggak takut kehilangan momen gara2 kehabisan batere flash.

15_minutes-charger

Tambahan info
Setau saya, hingga saat ini memang ada beberapa macam tipe charger dari merek2 terkenal, antara lain:

1. Standard (slow charging 3-5 jam untuk 4 buah 2500mAh AA batere)
2. Quick (60-90 menit untuk 4 buah 2500mAh AA batere)
3. 15 Minutes, ada beberapa merek: Sanyo, Varta, GP (mungkin merek lain)

Khusus untuk “15 Minutes”, bisa dicheck di toko2 online berikut.
- Varta: JPC Kemang & Toko Camzone
- GP: JPC Kemang
- Sanyo: Ek-Gadget

Semoga bermanfaat.
[Edited by Son To Low O on 13-12-2006 at 02:08 PM GMT+7]

Artikel lain terkait:

, , , , , , , , ,

8 Responses to “Penjelasan Tentang Jenis – Jenis Charger Baterai AA & AAA”

  1. titiw Says:

    Hem.. thx for the info.. gak ada info harganya ya mas..? lagi nyari2 juga nih.. buat saya yg berbajet rendah, lebih baik beli yg mana ya..? thx

  2. Devi Azhar Says:

    Wah, infonya bermanfaat mas, kira2 berapaan ya harganya charger baterai itu?
    .-= Devi Azhar´s last blog ..Undangan Cetak – Minimalis – Esty & Teguh – Juli 2008 =-.

  3. angga Says:

    gimana cara membuat rakitannya pakai trafo 5 amper tapi dia ambil buat necas baterai senter yang ukuranyya 6 volt

  4. marlin Says:

    gan saya mau tanya kalo yang charger 15 minute itu kira kira harganya kisaran berapa yah?

  5. dipta Says:

    klo tipe tipe batre yang bisa di cherger apa adj??

  6. admin Says:

    @ dipta: tipe batrei yang bisa di charger ada 2, Lithium-Ion dan NiMH.

    NiMH ada 2 jenis :
    - Regular NiMH Rechargeable Battery (contoh : sanyo, energizer, powerex, dll)
    - Hybrid NiMH Rechargeable Battery (contoh : sanyo eneloop, imedion, dll)

    semoga membantu.

  7. Bobby Akre Says:

    Glaube das da war gut Wind, der auf Ostern weht, noch vierzig Tage steht.

  8. khalim Says:

    Aq punya baterai+cash merk energiser 2 baterai,akhir2 ini cepet abis bila digunakan.Padahal terlihst udah penuh,aq ulang2 ternyata masih tetep juga.Apa baterainya udah rusak ya..yang jelas camera digitalnya gak rusak,beri masukan dong buat aq ya…tanks

Leave a Reply

You must be logged in to post a comment.

Visitor Phrase:

cara membuat charger baterai aaa, rangkaian charger baterai aaa, jenis batre cas apa, cara membuat cas batu baterai, petunjuk pemakaian baterai energizer AA, cara membuat charger bom, bikin casan batu batre, penjelasan batterei NI-MH, rangkaian charger baterai tamiya, rangkaian charger bom tamiya, cara merakit carger batre alkalin, Bikin carge batre AAA Untu mobil tamiya, MERAKIT CHARGER BOM TAMIYA DENGAN TRAFO, baterai aa terbaik, batre aa terbaik, lama pengecasan batere recharger energizer, membuat alat cas baterai aa sendiri, jual cas bom tamiya, membuat adaftor pengisi batrai AAA, kumpulan skema charger baterai aa, macam2 batrei aaa, macam batu baterai yang bisa di cas, macam-macam merk baterai jam, macam macam ces battery aa, macam macam batrei carger, lama waktu pengisian energizer charge baterai aa, jual batu baterai charger, jual batre charger aa, DD shager charger baterai AA alkaline, gambar batu batrai senter, harga 15 Minutes Charger, harga baterai cas tamiya, Harga Baterai cas-casan, harga batucas energizer, harga cas casan batu, harga chasan baterai eneloop, jenis baterai AA untuk kamera digital, jenis batre cas, jenis batre cas tamiya, jenis battery charger 1 2 volt, jenis batu bateray yang dapat di cas, chargeran batu baterai berapaan?, membuat bom charger sederhana, prinsip kerja charger batrai aa, RAKITAN CHARGER AKI TANPA TRAFO, rangkaian charger battery a2, rangkaian charger senter tanpa trafo, rangkain charger baterai alkaline, skema baterai eneloop, skema carger 5 menit buat tamiya, skema cas batrei, Skema cesan batu batre, SKEMA CHARGER BATRE 6 VOLT TANPA TRAFO, skema rakitan carge bom, Skema rangkaian baterai cas senter, Trafo 10 ampr di bikin charge bom tamiya dengan pengisian kurang dari 2 mnt, petunjuk penggunaan charger energizer AA, penjelasan tentang AA, penjelasan batray A3, membuat carger batere a2, Membuat carger btere 6volt tanpa trafo, Membuat cas batu batery, membuat charger baterai aa 5 menit, membuat charger baterai aa dari trafo, Membuat charger baterai aa tanpa travo, Membuat charger bateray hp tanpa travo, membuat charger batre, membuat charger batre aa, membuat charger cepat baterai aa dari trafo, membuat sendiri charger baterai aaa, mengecas batre tamiya, merangkai cas untuk baterai, trik membuat carge batre AAA sederhana, Apa nama Merk baterAI/AAA Yg terkenal, Bikin Cesan Batu, bikin rakitan buat cas batu batre, buat carge sederhana untuk batu batre aa, Buat cas baterai senter, cara bikin cas baterai sanyo sendiri, Cara bikin cas tamiya dari adaptor, cara bikin charger batu baterai, Cara buat batu Baterai lama senter jadi baru, cara buat carger tembak yg benar, Cara buat cas hp baterai senter, cara buat casan batu baterai, Cara buat cesan batu batre, cara buat charge batrei aa dengan travo, cara buat charger aa battery tamiya, bikin casan btu batre, bikin cas batre aaa sanyo, Apa sih nama alat yang buat nge charger batu batrai, bahan merakit charger batrey aa, Baterai AA cas, baterai cas terbaik untuk tamiya, baterai rechargeable terbaik, batre yang bagus buat tamiya, batrei cas camera digital, batu baterai cas, batu baterai charge AA terbaik, batu baterai charger terbaik, batu baterai di cas, berapa jam ngecas batre nimh untuk tamiya, berbagai macam merk batu batere yang bisa di charge, alat buat cas batu batre, Cara buat charger baterai A2, Cara cas betrey senter dari cas hp, Cara gampang merakit cas AA, Cara membuat chargeran untuk batu batre, cara membuat sendiri charge batrei 6volt, cara membuat travo cas batre, cara mencas batrai alkalin dengan cas hp, cara mengecas baterai AA shager DD yang baik dan benar, cara merakit charger batrey aa, cara ngecas batu baterai, cara penggunaan charger batu batrei kamera, carger hp dengan 4 buah batre ni-mh, cas batre aa rakitan, cas untuk baterai alkaline, casan batu batre, charger baterai 15 menit, charger baterai tanpa trafo, cara membuat chargeran batre 3menit, cara membuat charger tamiya tanpa trafo, cara membuat carger batre A2 alkaline, Cara membuat carger batrey sendiri, cara membuat cas batu batery, Cara membuat casan batubatrai tamia, cara membuat casan hp dari batu batre, cara membuat casan sebom, cara membuat casan tembak, cara membuat charger baterai aa /aaa, cara membuat charger baterai aa 1 5v, Cara membuat charger baterai aa sederhana, cara membuat charger batre tamiya, Cara membuat charger batu batre, cara membuat charger bom untuk tamiya, cara membuat charger hp menggunakan baterai aaa, charger batre aa terbaik

Top Footer