Kisah Victor Giovan Raihan, Pemuda Sukses Dari Malang Pengusaha “Teh Kempot”

Wed, Aug 8, 2012

Wirausaha

Muda, ulet, tahan banting dan sukses, itulah Victor Giovan Raihan, pemuda atau lebih tepatnya pelajar sukses dari Malang pengusaha “Teh Kempot”. Profil suksesnya patut dijadikan contoh bagi semua anak muda di Indonesia. Berikut ini kisah suksesnya berwirausaha.

Kisah-pengusaha-sukses-yang-berusia-18-tahun

Bisnis aneka minuman cepat saji kian mengalir. Mulai mengusung merek pribadi hingga waralaba (franchise). Bahan dasarnya bisa susu, cincao, teh, sinom alias jamu, buah, hingga yang serba racikan sendiri. Bisnis teh kemasan siap saji misalnya, banyak diminati lantaran keuntungan yang diperoleh cukup besar, cara pembuatannya juga tak sulit.

Meracik teh yoghurt kini menjadi andalannya. Padahal, Victor Giovan Raihan, pelajar 18 tahun ini, semula hanya iseng-iseng saja membuat minuman yang memadukan teh dan susu fermentasi ini. Hasilnya, minuman olahannya ternyata memiliki banyak penggemar.

“Modal awalnya Rp 3 juta dengan meminjam dari orangtua sekitar 2010. Saat ini per outlet paling apes menghasilkan Rp 2 juta per bulan. Outlet lain yang ramai bisa lebih dari itu,” aku pemilik merek Teh Kempot ini.

Ide menamai Teh Kempot berasal dari cara orang minum teh kemasan dengan sedotan, jika teh terasa enak dan hampir habis pasti orang akan terus menyedot hingga bentuk pipinya kempot. Begitu kira-kira harapan Victor menjadikan teh yoghurt berasa paling yummy.

Sulung dua bersaudara yang bersekolah di SMA Negeri 1 Kepanjen ini memiliki 10 outlet yang dikelola sendiri dan 17 outlet yang dikelola oleh mitranya. Bermitra dengannya cukup bayar Rp 3,5 juta dan akan mendapatkan 1 paket booth (gerobak), alat masak dan 100 cup (gelas kemasan) pertama. Dua mitra diantaranya ada di Jakarta dan Palembang, lainnya tersebar di Kota Malang.

“Saya belum berani menjual hak dagang secara franchise karena masih sangat pemula. Jujur saja bisnis teh kemasan siap saji ini marjin keuntungannya bisa 350 persen. Kalau kuliner seperti, Bakso Mercon yang sedang saya kelola, marjin keuntungannya hanya 100 persen,” lanjut putra pasangan Sri Winarsih dan Bambang Hermanto.

Victor memang lebih dulu mengelola bisnis bakso, ketimbang teh yoghurt. Outlet baksonya baru ada lima, kesemuanya ada di Malang. Tahun ini, ia berencana nambah lima outlet. Bisnis yang dikelolanya ini belakangan berkembang ke minuman. Alasannya sederhana, kalau orang makan bakso pasti butuh minum.

“Saya coba beli daun teh setengah matang dari pemasok, saya kelola sendiri lalu saya mix dengan yoghurt (susu fermentasi). Ada rasa lemon tea, stoberi, dan cokelat,” ujar pria yang bermukim di Jl Panji II Kepanjen ini. Per kemasan atau segelas teh yoghurt ukuran 250 ml dijual seharga Rp 2.000-2.500. Jumlah karyawan yang bekerja padanya kini tak kurang dari 50 orang, termasuk untuk outlet bakso dan teh yoghurt.

Setiap harinya, ia bisa menghabiskan 20 kg daun teh kering untuk diproduksi atau menjadi 70 gelas. Gula yang dibutuhkan 4 kg per outlet per hari. Sedangkan kebutuhan daging untuk bakso sekitar 20 kg per hari. “Usaha bakso tetap akan jadi core business saya karena omzetnya besar. Kalau teh hanya sampingan. Ke depan, saya akan tambah mitra di kota-kota besar, seperti Surabaya dan Sidoarjo,” lanjut Victor.

Ia mengaku, jalan yang ia tempuh dari hasil kerja kerasnya kini membawa keberuntungan yang luar biasa di usianya yang masih belia. “Saya tidak tahu jika dulu saya mengikuti anjuran ayah untuk sekolah di kepolisian apa ‘omzet’nya akan sebesar ini. Keluarga besar saya semua di jalur angkatan bersenjata. Tapi saya tidak minat mengikuti jejak tersebut,” yakinnya.

Untuk perluasan usaha, Victor masih enggan mengajukan kredit kemana-mana. Pakai modal pribadi dan pinjam orangtua masih memungkinkan. “Toh bapak saya dapat fasilitas kredit dari bank, yakni kredit kepolisian. Saya pinjam dari situ juga,” pungkasnya.

Sumber: forum kompas

Artikel lain terkait:

, , , , , , , , , , , , , , , ,

Leave a Reply

You must be logged in to post a comment.

Visitor Phrase:

pemuda sukses indonesia, victor glovan raihan, contoh pemuda sukses, pengusaha muda sukses dari nol, biografi pengusaha sukses makanan, kisah entrepreneur muda, pengusaha sukses di malang, profil pemuda sukses, profil pengusaha sukses indonesia, biografi pemuda sukses di indonesia, 1 Victor Glovan Raihan, viktor glovan raihan, pengusaha sukses kota malang, pengusaha sukses dimalang, pengusaha bimbel fauzan, pengusaha muda malang, pengusaha sukses di indonesia, pengusaha pemuda yang sukses, pengusaha muda indonesia mulai dari nol, pengusaha tersukses di indonesia, profil cafe teh kempot, wirausaha sukses di indonesia, sosok pengusaha muda di malang, profil victor giovan raihan, profil pengusaha sukses serta karakteristiknya, profil pengusaha sukses dari malang, profil pengusaha muda sukses di malang, profil pemuda sukses indonesia, Profil pemuda pengusaha sukses indonesia, profil pemuda pemuda inspiratif, profil orang sukses di indonesia, pemuda sukses, Pemuda pengusaha, contoh usaha mulai dari nol, biografi pemuda yang sukses, contoh orang wirausaha, contoh orang sukses di indonesia, contoh kewirausahaan, cerpen pemuda sukses berwirausaha, biografi pengusaha sukses di malang, biografi pemuda sukses indonesia dalam bidang usaha kuliner, biografi pemuda sukses, biografi pemuda pengusaha sukses wirausahawan, biodata pedagang sukses di malang, gambar pengusaha muda sukses, kisah hidup victor giovan raihan, kisah hidup victor giovan rainan, kontak victor glovan raihan, Kisah tentang pengusaha sukses dan karakteristiknya, kisah sukses wirausaha indonesia, kisah sukses pengusaha teh, Kisah sukses pedagang makanan dan minuman, kisah sukses berwirausaha, kisah sekses jual minuman teh, kisah pengusaha sukses serta karakteristiknya, kisah pengusaha sukses dan karakteristiknya, kisah pengusaha muda, kisah pengusaha kuliner pemuda sukses, biodata 20 usaha pemuda di indonesia

Top Footer